Kalau ada profesi yang saat ini tengah naik daun, salah satunya adalah profesi yang terkait teknologi informasi (TI). Permintaan tenaga TI saat ini memang membludak. Sebab, dunia sudah tenggelam dalam tsunami digital. Akhir tahun 2011, misalnya, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 55 juta orang atau meningkat 30% dibanding tahun sebelumnya yang baru sebanyak 42 juta orang. Dari total pengguna itu, 29 juta di antaranya mengaku mengakses internet dari mobile phone. Saat ini, perusahaan di bidang usaha apa pun membutuhkan sistem informasi, paling tidak dalam hal administrasi. Apalagi, banyak perusahaan mulai membidik internet sebagai sarana usaha, promosi, dan marketing.Perusahaan rintisan baru di bidang teknologi informasi (start-up) juga terus bermunculan. Bidang usahanya bermacam-macam, mulai penyedia mobile broadband, aplikasi mobile untuk web, digital content, e-commerce, jasa jaringan komputasi awan, jasa penyedia pusat data, jasa penyedia sistem informasi manajemen risiko dan kepatuhan, asset management atau wealth management solutions, e-payment, dan masih banyak lainnya. Tidak heran, permintaan akan tenaga TI pun meningkat. "Sekarang bahkan sudah terjadi bajak-membajak praktisi TI antar perusahaan," kata Ogi Sigit Pornawan, Direktur Jogjacamp, perusahaan penyedia jasa sistem TI untuk korporat. Ogi sendiri mengawali kariernya di dunia TI sebagai programmer. Bajak-membajak tenaga kerja di bidang TI ini terjadi karena permintaan tenaga TI yang berpengalaman sangat besar. Sementara, pasokannya tidak sebesar permintaannya. Pasokan praktisi TI yang jago tidak banyak karena institusi pendidikan tempat para praktisi ini dididik belum mampu memenuhi permintaan dunia usaha yang menginginkan tenaga TI yang siap pakai. Belajar sendiri Selama ini, pelajaran yang diajarkan di bangku kuliah kebanyakan hanya logika pemrograman dan teori-teori TI. "Padahal, yang diinginkan perusahaan adalah tenaga TI yang memang sudah menguasai aspek teknis tertentu," ungkap Ogi. Jangan heran, Ogi masih harus melatih lagi tenaga TI fresh graduate yang diterimanya sebagai karyawan. "Cuma, begitu dia mahir, harus siap-siap dengan risiko dibajak," katanya, tertawa. Soal masih adanya kesenjangan antara dunia kerja dan materi pendidikan tinggi juga diakui Tina Yuliani Ayuningsih, pendiri IT Training Centre Kembar di Klaten. Menurut alumnus Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, untuk belajar program atau software tertentu, mahasiswa memang harus belajar sendiri. "Saya menyiasatinya dengan menjadi peneliti di Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak Comlab ITB," kata Editor Indonesia untuk majalah Inspirational Woman Magazine tersebut. Makanya, Tina memasukkan materi bahasa pemrograman di silabus lembaga kursusnya. Natali Ardianto, Chief Operation Officer (COO) Tiket.com, juga punya pendapat yang tidak jauh berbeda. Menurut dia, yang membedakan praktisi TI yang jago dan yang tidak adalah visi inovasi. Praktisi TI yang baik memiliki inovasi dalam merancang produknya. Karena memiliki inovasi, praktisi TI yang andal biasanya memiliki serangkaian portofolio karyanya yang bisa dilihat sebagai wujud hasil kerjanya. Misalnya, seorang web developer, tentu akan terlihat kemampuannya ketika sudah berhasil merancang dan mengembangkan sebuah situs. Portofolio hasil karya ini sangat penting dalam dunia TI untuk meyakinkan perusahaan atau pemberi kerja akan kemampuan teknis dan inovasi praktisi TI yang bersangkutan. Seseorang yang memiliki inovasi juga mau tidak mau akan terus mempelajari perkembangan terbaru dunia TI. "Praktisi TI tidak bisa berhenti belajar dan harus punya semangat belajar sendiri," ujar Natali. Harus spesifik Selain harus memiliki inovasi dan skill aspek teknis tertentu, praktisi TI yang andal juga harus memiliki skill yang spesifik. Yang terakhir ini bisa jadi kata kunci profesi di dunia TI. "Kalau seorang praktisi TI mengaku bisa semua, malah tidak akan dipercaya. Orang akan bingung, fokus dia sebenarnya apa," kata Tri Haryoko, program instructor di PT Oracle Indonesia yang juga dosen di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Profesi database administrator saja, misalnya, harus lebih spesifik lagi: sistem database apa yang dikuasai itu apa Oracle, SQL, atau yang lainnya. Tidak perlu menguasai semua sistem yang ada. "Cukup menguasai satu, tetapi benar-benar mendalam," kata Tri. Profesi di dunia TI memang sangat luas, beragam, dan kompleks. Dunia TI memiliki banyak fungsi, perangkat keras (hardware), dan perangkat lunak (software) TI yang tiap fungsi dan perangkatnya membutuhkan penguasaan khusus dari seorang ahli. Secara umum, berbagai profesi di dunia TI dapat menjadi tiga kelompok besar. Pertama, kelompok yang menyusun perangkat lunak atau software, baik mencakup sistem operasi dan aplikasi database. Kedua, kelompok yang mengurusi perangkat keras (hardware), dan ketiga, kelompok operasional sistem aplikasi dan sistem operasi. Adapun secara fungsi, profesi di dunia IT terbagi secara umum menjadi system analyst, programmer, administrator/ developer, dan technical. System analyst Biasanya perusahaan yang ingin menerapkan sistem teknologi informasi tertentu akan menyewa perusahaan penyedia jasa sistem TI. Misalnya, ada perusahaan surat kabar yang ingin membuka versi online korannya di internet. System analyst bertugas menganalisis dan merancang sistem teknologi informasi yang akan diimplementasikan oleh perusahaan tersebut, mulai menganalisa pilihan-pilihan sistem operasi yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai menggelar studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan. Singkatnya, system analyst bertugas menerjemahkan keinginan user atau pengguna sistem informasi menjadi rancangan sistem TI yang sesuai dengan proses bisnis user maupun biaya yang tersedia. Ketika menyusun sistem TI untuk perusahaan media yang ingin membuat media online, misalnya, analis sistem dituntut mengetahui sistem operasi, aplikasi dan perangkat database, perangkat lunak dan perangkat keras yang harus tersedia dan digunakan. Yang tidak kalah penting, analis sistem juga harus mengetahui proses bisnis dari perusahaan yang bersangkutan. Mulai dari konsepsi soal produk media yang akan dibuat sampai masalah prosesnya. Misalnya, berita dari lapangan dilaporkan oleh wartawan bagaimana dan lewat media, dieditnya di mana dan bagaimana, ada berapa jenjang pengeditan, dan seterusnya. "Sistem TI yang dibangun harus menyesuaikan proses bisnis perusahaan," ungkap Agus Surachman, system analyst sebuah perusahan konsultan penyedia jasa layanan sistem TI. Biasanya analis sistem bekerja dalam sebuah tim yang disebut system integrator. Kalau dihadapkan proyek IT, tim akan menunjuk project manager. Adapun jenjang analis sistem tergantung pada perusahaan yang bersangkutan. Ada yang jenjang kariernya mulai dari system analyst, lalu meningkat menjadi business analyst atau kadang disebut juga senior system analyst. Di level senior, pemahaman anggaran dan keuangan penting ketika merancang sistem TI yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Biasanya, system analyst memiliki pengalaman sebagai programmer. Cuma, ada juga analis sistem yang langsung dari fresh graduate karena di perguruan tinggi memang jurusan analis sistem sudah tersedia untuk program S-1. Remunerasi bidang ini tergantung pada pengalaman system analyst yang bersangkutan serta sistem penggajian di perusahaan TI tempatnya bekerja. Tetapi untuk yang berpengalaman, rentang penghasilannya sekitar Rp 5 juta sampai Rp 11 juta per bulan. Programmer Profesi programmer bisa jadi posisi yang krusial di dunia TI. Tugasnya adalah membangun perangkat lunak sistem operasi atau aplikasi yang mau diaplikasikan perusahaan. Perumpamaannya, "Jika system analyst bisa diibaratkan desainer sistem TI, programmer adalah tukang jahit yang bertugas membangun sistem tersebut," kata Tri. Ada beberapa jenis programmer. Pertama, mereka yang membuat desktop application untuk operasi sistem informasi di internal perusahaan. Kedua, mereka yang membuat web based application. "Pemrogram ini disebut web programmer atau web desainer," kata Tina. Mereka bertugas membuat design layout dan metode interaksi antarmuka pengguna (user interface) untuk laman di internet dan untuk fitur-fitur spesifik di situs tersebut. Ketiga, mereka yang berkutat dengan pemrograman database. Karena berkutat dengan urusan teknis, programmer perlu memiliki kemampuan penguasaan yang spesifik akan bahasa pemrograman. Bahasa gaulnya ngoding. Pemrogram aplikasi desktop yang harus dikuasai misalnya Java, C++, dan Visual Basic. Adapun untuk web programmer yang paling sering dibutuhkan adalah mereka yang menguasai bahasa HTML/XML, PHP, ASP, Cold Fusion. Untuk lowongan database, meski saat ini banyak program yang masih memakai bahasa Delphi, permintaan untuk mereka yang menguasai SQL dan Oracle juga sudah mulai banyak. Gaji seorang programmer tergantung pada pengalaman serta sistem penggajian di perusahaan tempatnya bekerja. Tetapi untuk yang berpengalaman, rentang penghasilannya sekitar Rp 3 juta sampai Rp 9 juta per bulan. Administrator Kalau analis bertugas menyusun sistem TI yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan programmer adalah mereka yang bertugas membangun sistem tersebut, administrator atau developer adalah mereka yang bertugas mengoperasikan, merawat, dan bahkan mengembangkan sistem yang sudah berjalan tersebut. Kebanyakan posisi administrator ini ditempati oleh yang memiliki keahlian spesifik di bidangnya dan bahkan sertifikasi khusus untuk masing-masing tugas dan fungsi. Dalam perusahaan, orang yang mengepalai administrator TI, database, dan sistem disebut sebagai manajer TI. Ada beberapa jenis administrator. • IT and Networking Administrator yang bertugas menjalankan implementasi dan perawatan administrasi jaringan TI seperti Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN) serta koneksi dial-up, firewall, proxy, dan pendukung teknis lainnya. Tugas mereka adalah membangun dan memelihara jaringan yang dipakai di perusahaan, memberikan saran dan masukan dalam pemilihan topologi, hardware serta software operasional yang sesuai untuk jaringan di perusahaan. Mereka juga harus menjaga stabilitas dan reliabilitas jaringan • Database Administrator merupakan orang yang bertanggung jawab untuk administrasi dan pemeliharaan teknis sistem database yang menopang sistem TI perusahaan. • System Administrator sedikit mirip dengan administrator TI. Cuma bedanya, system administrator bertugas melakukan administrasi terhadap sistem dan melakukan pemeliharaan sistem. "System administrator juga biasanya memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem," ungkap Agus. Mereka juga bertugas menyediakan rancangan sistem dan konsultasi terhadap pengguna. Selain itu, mereka juga memberikan respons terhadap permintaan bantuan teknis serta dukungan lainnya. Tugas penting administrator adalah melakukan pelatihan operasi sistem ke pelanggan. • Security Administrator. Di beberapa perusahaan besar, sistem TI menjadi nyawa layanan dan operasinya. Kalau sudah begini, keamanan menjadi sangat penting. Makanya, ada fungsi khusus untuk mengelola keamanan sistem TI. Karena penting, sesuai dengan tata kelola TI (IT governance), maka diciptakan segregation of duties atau fungsi yang terpisah untuk administrasi yang penting. Tugas security administrator antara lain sebagai pengelola konfigurasi keamanan. • Technical operator atau sering juga disebut sebagai teknisi. Mereka mengurusi pemeliharaan maupun perbaikan perangkat keras sistem TI. • EDP operator bertugas untuk mengoperasikan program-program electronik data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya. Auditor Profesi TI lain yang menarik adalah auditor. Mereka harus orang luar yang tidak merancang dan mengoperasikan sistem TI perusahaan. Ada beberapa jenis auditor, IT auditor misalnya, bertugas melakukan evaluasi dan rekomendasi atas lingkungan TI perusahaan. Adapun security auditor melakukan evaluasi dan rekomendasi khusus untuk keamanan sistem TI. Adapun IT compliance melakukan evaluasi atas kepatuhan lingkungan TI suatu perusahaan terhadap beberapa regulasi yang terkait dengan perusahaan tersebut, baik itu dari internal maupun eksternal. sumber : http://peluangusaha.kontan.co.id/news/inilah-profesi-ti-yang-paling-dicari
Pengertian Telematika Telematika adalah singkatan dari telekomunikasi dan informatika, atau dapat diartikan sebagai sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik yang memiliki kemampuan menstransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantara suara, huruf, gambar, dan data atau kombinasi-kombinasinya. Contoh penerapan telematika dalam bidang perdagangan. E-commerce merupakan salah satu contoh penerapan telematika dalam bidang perdagangan. Perdagangan elektronik (electronic commerce, disingkat sebagai EC, atau e-commerce) merupakan proses pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, jasa, atau informasi melalui jaringan komputer, termasuk internet. Aplikasi e-commerce sendiri dimulai pada awal tahun 1970-an dengan berbagai inovasi seperti transfer dana secara elektronik. Akan tetapi, aplikasi tersebut terbatas pada perusahaan besar dan beberapa perusahaan kecil yang sangat berani. Kemudian diperkenalkanlah pertukaran data elektonik (electronic data interchange-EDI), yang mengotomatisasikan berbagai pemrosesan transaksi rutin dan menyebarkan e-commerce ke semua industri. Pada awal tahun 1990-an, aplikasi e-commerce meluas dengan cepat, bersamaan dengan komersialisasi internet serta diperkenalkannya Web. Guncangan besar dalam aktivitas e-commerce dimulai pada tahun 2000 dan masih terasa hingga sekitar tiga tahun; ratusan perusahaan dot.com menjadi bangkrut. Sejak tahun 2003 e-commerce terus menunjukan kemajuan yang stabil. Kini, kebanyakan perusahaan menengah dan besar serta banyak perusahaan kecil mempraktikan e-commerce dalam beberapa bentuk. Transaksi e-commerce dapat dilakukan antara berbagai pihak, berikut merupakan jenis umum dari transaksi e-commerce : · Bisnis ke bisnis Dalam transaksi ini, baik penjual maupun pembeli adalah organisasi bisnis/perusahaan. Kebanyakan e-commerce adalah jenis ini. · Perdagangan kolaboratif Para mitra bisnis berkolaborasi secara elektronik. Kolaborasi semacam ini sering kali terjadi antara dan dalam mitra bisnis di sepanjang rantai pasokan. · Bisnis ke konsumen E-commerce yang penjualnya adalah perusahaan, dan pembelinya adalah perorangan. Juga disebut sebagai e-tailing. · Konsumen ke konsumen E-commerce dimana seseorang menjual produk atau jasa ke orang lain. · Konsumen ke bisnis Dimana pelanggan memberitahukan kebutuhan atas suatu produk atau jasa tertentu, dan para pemasok bersaing untuk menyediakan produk atau jasa ke pelanggan. Contohnya di Priceline.com, dimana pelanggan menyebutkan produk dan harga yang diinginkan, dan Priceline mencoba untuk menemukan pemasok yang memenuhi kebutuhan tersebut. · Perdagangan intrabisnis Dalam situasi ini perusahaan menggunakan e-commerce secara internal untuk memperbaiki operasinya. Kondisi khusus dalam hal ini disebut sebagai EC B2E (business to its employees). · Pemerintah ke warga E-commerce dimana pemerintah menyedaikan layanan ke para warganya melalui berbagai teknologi e-commerce. Unit-unit pemerintah dapat melakukan bisnis dengan berbagai unit pemerintah lainnya serta dengan berbagai perusahaan. · Perdagangan mobile E-commerce yang dilakukan dalam lingkungan nirkabel, seperti dengan menggunakan telepon seluler untuk mengakses internet dan berbelanja, maka hal ini disebut m-commerce. Semua komponen e-commerce membutuhkan praktik manajemen yang baik. Ini berarti bahwa perusahaan perlu merencanakan, mengorganisasi, memotivasi, membuat strategi dan merestrukturisasi berbagai proses seperti yang dibutuhkan. Sumber : - http://id.m.wikipedia.org/wiki/Telematika - Turban Efraim, R. Kelly rainer, jr. dan Richard E. Potter. 2006. Pengantar Teknologi informasi, edisi 3. Salemba Infotek. Jakarta.
I.MYCIN sistem pakar untuk melakukan diagnosis kesehatan telah dikembangkan sejak pertengahan tahun 1970. Sistem pakar untuk melakukan diagnosis pertama dibuat oleh Bruce Buchanan dan Edward Shortliffe di Stanford University. Sistem ini diberi nama MYCIN. MYCIN merupakan program interaktif yang melakukan diagnosis penyakit miningitis dan infeksi bacremia serta memberikan rekomendasi terapi antimikrobia. MYCIN mampu memberikan penjelasan atas penalarannya secara detail. Dalam uji coba, dia mampu menunjukkan kemampuan seperti seorang spesialis. Meskipun MYCIN tidak pernah digunakan secara rutin oleh dokter, MYCIN merupakan referensi yang bagus dalam penelitian kecerdasan buatan yang lain . Point penting tentang mycin : • Paling terkenal, dibuat oleh Edward Shortlife of Standford University tahun 70-an • Sistem pakar medical yang bisa mendiagnosa penyakit infeksi dan merekomendasi pengobatan • MYCIN membantu dokter mengidentifikasi pasien yang menderita penyakit. Dokter duduk di depan komputer dan memasukkan data pasien: umur, riwayat kesehatan, hasil laboratorium dan informasi terkait lainnya. Dengan informasi ini ditambah pengetahuan yang sudah ada dalam komputer, MYCIN mendiagnosa selanjutnya merekomendasi obat dan dosis yang harus dimakan. • MYCIN sebagai penasehat medis, tidak dimaksudkan untuk mengantikan kedudukan seorang dokter. Tetapi membantu dokter yang belum berpengalaman dalam penyakit tertentu. Juga untuk membantu dokter dalam mengkonfirmasi diagnosa dan terapi yang diberikan kepada pasien apakah sesuai dengan diagnosa dan terapi yang ada dalam basis pengetahuan yang sudah dimasukkan ke dalam MYCIN, karena MYCIN dirancang oleh dokter-dokter yang ahli di bidang penyakit tersebut. • Kesimpulan : sistem pakar seperti MYCIN bisa digunakan sebagai bahan pembanding dalam pengambilan solusi dan pemecahan masalah. Keputusan terakhir atas pengobatan tersebut tetap menjadi tanggung jawab dokter. II.DENDRAL Program dendral adalah sebuah program pembantu untuk menentukan struktur molekul dari material yang tidak diketahui dengan menganalisis data yang dihasilkan oleh mass spectographs, resonansi magnetik nuklir dan teknik lainnya. Proyek dendral dimulai sejak pertengahan tahun 1960 dan maju terus sampai tahun 1970. Proyek ini melibatkan sebuah tim yang besar dan terdiri dari ilmuwan yang berasal dari Stanford University. Hal itu dilakukan di Stanford University oleh Edward Feigenbaum, Bruce Buchanan, Joshua Lederberg, dan Carl Djerassi. Bersama dengan tim dari perusahaan asosiasi penelitian yang sangat kreatif ini dimulai pada tahun 1960-an dan mencakup sekitar setengah sejarah penelitian AI Proyek ini berusaha untuk menghasilkan sebuah program cerdas di bidang kimia untuk membantu para ahli kimia membuat hipotesa dan meningkatkan kreatifitas keilmuan. Program ini dianggap sebagai sistem pakar pertama karena prosesnya yang otomatis dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Proyek ini terdiri dari dua penelitian program utama yaitu Heuristik-Dendral dan Meta-Dendral. · Heuristik-Dendral adalah program yang menggunakan spektrum massa atau data eksperimen lain yang bersama-sama dengan basis pengetahuan kimia, untuk menghasilkan satu set struktur kimia yang mungkin bertanggung jawab untuk memproduksi data. · Meta-Dendral adalah sistem mesin pembelajaran yang menerima himpunan struktur kimia dan mengusulkan seperangkat aturan spektrometri massa yang berkorelasi fitur struktural dengan proses yang menghasilkan spektrum massa. Program ini didasarkan pada dua fitur penting yaitu, rencana menghasilkan paradigma pengujian dan rekayasa pengetahuan. III. PROSPECTOR - Untuk membantu menemukan lokasi yang mengandung bahan tambang. Basis pengetahuannya berisi kaidah berdasar data empiris dan taksonomi beberapa jenis mineral dan batu-batuan. - Untuk mengetahui apakah suatu daerah mengandung bahan tambang , lebih dahulu dilakukan survey keadaan geologi dan pengambilan contoh tanah dan batu-batuan. - Berdasarkan data hasil survey tsb akan diberikan rekomendasi apakah daerah tsb layak untuk dieksplorasi dan akan diputuskan apakah akan dilakukan penggalian atau tidak. IV.XCON(R1) The R1 (disebut XCON, untuk eXpert CONfigurer) adalah sebuah sistem produksi berbasis aturan ditulis dalam OPS5 oleh John P. McDermott dari CMU pada tahun 1978 untuk membantu dalam pemesanan DEC sistem komputer VAX dengan secara otomatis memilih komponen sistem berbasis komputer pada kebutuhan pelanggan. Perkembangan XCON diikuti dua upaya gagal sebelumnya untuk menulis sistem pakar untuk tugas ini, dalam FORTRAN dan BASIC). XCON pertama kali mulai digunakan pada tahun 1980 di pabrik DEC di Salem, New Hampshire. Akhirnya memiliki sekitar 2500 aturan. Pada 1986, ia telah diproses 80.000 pesanan, dan mencapai 95-98% akurasi. Itu diperkirakan akan menghemat DEC $ 25M setahun dengan mengurangi kebutuhan untuk memberikan pelanggan komponen gratis ketika teknisi melakukan kesalahan, dengan mempercepat proses perakitan, dan dengan meningkatkan kepuasan pelanggan. Sebelum XCON, ketika memesan VAX dari DEC, setiap kabel, koneksi, dan sedikit software harus dipesan secara terpisah. (Komputer dan peripheral tidak dijual lengkap dalam kotak seperti sekarang). Orang-orang penjualan tidak selalu sangat teknis ahli, sehingga pelanggan akan menemukan bahwa mereka memiliki hardware tanpa, printer yang benar kabel tanpa driver yang benar, prosesor tanpa chip bahasa yang benar, dan sebagainya. Ini berarti penundaan dan menyebabkan banyak ketidakpuasan pelanggan dan tindakan hukum yang dihasilkan. XCON berinteraksi dengan orang penjualan, mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis sebelum mencetak sebuah sistem yang koheren dan bisa diterapkan spesifikasi / order slip. Keberhasilan XCON memimpin DEC ke menulis ulang XCON sebagai XSEL-versi XCON dimaksudkan untuk digunakan oleh DEC Salesforce untuk membantu pelanggan dengan benar mengkonfigurasi mereka VAX (sehingga mereka tidak akan, katakanlah, memilih komputer terlalu besar untuk masuk melalui pintu mereka atau memilih terlalu sedikit lemari untuk komponen untuk menyesuaikan diri). Lokasi masalah dan konfigurasi ditangani oleh sistem pakar lain, Xsite. V. HEATINGS Untuk pengontrolan proses pembakaran batubara secara terus menerus dengan menggunakan sensor yang dihubungkan ke komputer. Bila terjadi kerusakan yang menimbulkan bahaya (peralatan & manusia) dapat dengan mudah mengetahui dan memberikan pemecahannya. Misal, bila bila HEATINGS mendeteksi kadar CO melewati ambang batas akan terdengar bunyi alarm dan menyuruh membuka ventilasi. VI.SHEARER -Untuk mendiagnosa kerusakan mesin pemotong batubara tipe AM500. -Pada pertambangan batubara, batubara dipotong dgn menggunakan alat pemotong à Shearer (sangat mahal, terdiri dari : sistem mekanik, hidrolik, dan elektrik), kemampuannya sekitar 300 ton batubara per jam. -SHEARER dapat siaga 24 jam penuh dan cepat melakukan diagnosa kerusakan (hidrolik, mekanik, dan elektrik). VII. MSUV-VIS Untuk melakukan analisis multi komponen bahan aktif obat flu dalam berbagai macam pelarut, pada industri farmasi. Selain itu sistem tersebut dapat digunakan untuk penetapan kadar (pk) campuran senyawa-senyawa lain dengan syarat spektranya tumpang tindih yang aditif. Sumber : - http://irvannurhuda.wordpress.com/category/kecerdasan-buatan/sistem-pakar/
Penalaran adalah suatu proses berpikir manusia untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpulan. Salah nalar dapat terjadi di dalam proses berpikir utk mengambil keputusan. Hal ini terjadi karena ada kesalahan pada cara penarikan kesimpulan. Salah nalar lebih dari kesalahan karena gagasan, struktur kalimat, dan karena dorongan emosi. Salah nalar ada dua macam: Salah nalar induktif, berupa : kesalahan karena generalisasi yang terlalu luas, kesalahan penilaian hubungan sebab-akibat, kesalahan analogi. 2. Kesalahan deduktif dapat disebabkan : kesalahan karena premis mayor tidak dibatasi; kesalahan karena adanya term keempat; kesalahan karena kesimpulan terlalu luas/tidak dibatasi; dan kesalahan karena adanya 2 premis negatif. Fakta atau data yang akan dinalar itu boleh benar dan boleh tidak benar. Pengertian dan contoh salah nalar : Gagasan, pikiran, kepercayaan, simpulan yang salah, keliru, atau cacat. Dalam ucapan atau tulisan kerap kali kita dapati pernyataan yang mengandung kesalahan. Ada kesalahan yang terjadi secara tak sadar karena kelelahan atau kondisi mental yang kurang menyenangkan, seperti salah ucap atau salah tulis misalnya. Ada pula kesalahan yang terjadi karena ketidaktahuan, disamping kesalahan yang sengaja dibuat untuk tujuan tertentu. Kesalahan yang kita persoalkan disini adalah kesalahan yang berhubungan dengan proses penalaran yang kita sebut salah nalar. Pembahasan ini akan mencakup dua jenis kesalahan menurut penyebab utamanya, yaitu kesalahan karena bahasa yang merupakan kesalahan informal dan karena materi dan proses penalarannya yang merupan kesalahan formal. Gagasan, pikiran, kepercayaan atau simpulan yang salah, keliru, atau cacat disebut sebagai salah nalar. Berikut ini salah nalar yang berhubungan dengan induktif, yaitu : A. Generelisasi terlalu luas Contoh : perekonomian Indonesia sangat berkembang B. Analogi yang salah Contoh : ibu Yuni, seorang penjual batik, yang dapat menjualnya dengan harga terjangkau. Oleh sebab itu, ibu Lola seorang penjual batik, tentu dapat menjualya dengan harga terjangkau. Jenis – jenis salah nalar Deduksi yang salah : Simpulan dari suatu silogisme dengan diawali premis yang salah atau tidak memenuhi persyaratan. contoh : Kalau listrik masuk desa, rakyat di daerah itu menjadi cerdas. Semua gelas akan pecah bila dipukul dengan batu. Generalisasi terlalu luas Salah nalar ini disebabkan oleh jumlah premis yang mendukung generalisasi tidak seimbang dengan besarnya generalisasi itu sehingga simpulan yang diambil menjadi salah. Contoh : Setiap orang yang telah mengikuti Penataran P4 akan menjadi manusia Pancasilais sejati. Anak-anak tidak boleh memegang barang porselen karena barang itu cepat pecah. Pemilihan terbatas pada dua alternatif Salah nalar ini dilandasi oleh penalaran alternatif yang tidak tepat dengan pemilihan jawaban yang ada. Contoh : Orang itu membakar rumahnya agar kejahatan yang dilakukan tidak diketahui orang lain. Penyebab Salah Nalar Salah nalar ini disebabkan oleh kesalahan menilai sesuatu sehingga mengakibatkan terjadinya pergeseran maksud. Contoh: Broto mendapat kenaikan jabatan setelah ia memperhatikan dan mengurusi makam leluhurnya. Anak wanita dilarang duduk di depan pintu agar tidak susah jodohnya. Analogi yang Salah Salah nalar ini dapat terjadi bila orang menganalogikan sesuatu dengan yang lain dengan anggapan persamaan salah satu segi akan memberikan kepastian persamaan pada segi yang lain. Contoh: Anto walaupun lulusan Akademi Amanah tidak dapat mengerjakan tugasnya dengan baik. Argumentasi Bidik Orang Salah nalar jenis ini disebabkan oleh sikap menghubungkan sifat seseorang dengan tugas yang diembannya. Contoh: Program keluarga berencana tidak dapat berjalan di desa kami karena petugas penyuluhannya memiliki enam orang anak. Konsep dan simbol dalam penalaran Penalaran juga merupakan aktifitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen. Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis. Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian. Referensi : http://seckerfers.wordpress.com/2011/10/28/salah-nalar/
Grafik Komputer Suatu proses pembuatan, penyimpanan dan manipulasi model dan citra. Model berasal dari beberapa bidang seperti fisik, matematik, artistik dan bahkan struktur abstrak. Istilah ”Grafik Komputer”ditemukan tahun 1960 oleh William Fetter : pembentukan disain model cockpit (Boeing) dengan menggunakan pen plotter dan referensi model tubuh manusia 3 Dimensi Grafika Komputer bertujuan menghasilkan citra (lebih tepat disebut grafik atau picture) dengan primitif-primitif geometri seperti garis, lingkaran, dan sebagainya. Primitif-primitif geometri tersebut memerlukan data deskriptif untuk melukis elemen-elemen gambar. Contoh data deskriptif adalah koordinat titik, panjang garis, jari-jari lingkaran, tebal garis, warna, dan sebagainya. Grafika komputer memainkan peranan penting dalam visualisasi dan virtual reality. Aplikasi-aplikasi yang menggunakan komputer grafis: 1. Computer-Aided Design (CAD) CAD adalah alat bantu berbasis komputer yang digunakan dalam proses analisis dam desain, khusunya untuk sistem arsitektural dan engineering. CAD banyak digunakan dalam mendesain bagunan, mobil, pesawat, komputer, alat-alat elektronik, peralatan rumah tangga, dan berbagai produk lainnya. Contoh aplikasinya: AutoCAD. 2. Computer-Aided Sofware Engineering (CASE) CASE mirip dengan CAD tetapi digunakan dalam bidang sofware engineering. CASE digunakan Dalam memodelkan user requirement, pemodelan basisdata, workflow dalam proses bisnis, struktur program, dan sebagainya. Contoh aplikasi: Rational Rose, SyBase Power Designer. 3. Virtual Reality Virtual Reality adalah lingkungan virtual yang seakan-akan begitu nyata di mana user dapat Berinteraksi dengan objek-objek dalam suasana atau lingkungan 3 dimensi. Perangkat keras khusus digunakan untuk memberikan efek pemadangan 3 dimensi dan memampukan user beriteraksi dengan objek-objek yang ada dalam lingkungan. Contoh: aplikasi VR parachute trainer yang digunakan oleh U.S. Navy untuk latihan terjun payung. Aplikasi ini dapat memberikan keutungan berupa mengurangi resiko cedera selama latihan, mengurangi biaya penerbangan, melatih perwira sebelum melakukan terjun payung sesungguhnya. 4. Visualisasi Data Visualisasi Data adalah teknik-teknik membuat image, diagram, atau animasi untuk Mengkomunikasikan pesan. Visualisasi telah menjadi cara yang efektif dalam mengkomunikasikan baik data atau ide abstrak maupun nyata sejak permulaan manusia. Contoh: visualisasi dari struktur protein, strutur suatu website, visualisasi hasil data mining. Grafika komputer dapat digunakan di berbagai bidang kehidupan, mulai dari bidang seni, sains, bisnis, pendidikan dan juga hiburan. Berikut adalah bidang aplikasi spesifik dari grafika komputer: Antarmuka pengguna (Graphical User Interface – GUI) Peta (Cartography) Kesehatan Perancangan objek (Computer Aided Design – CAD) Sistem multimedia Presentasi grafik Presentasi saintifik Pemrosesan citra Simulasi Definisi Pengolahan Citra Pengolahan citra adalah pemrosesan citra, khususnya dengan menggunakan komputer, menjadi citra yang kualitasnya lebih baik. Umumnya, operasi-operasi pada pengolahan citra diterapkan pada citra bila [JAI89]: 1. perbaikan atau memodifikasi citra perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas penampakan atau untuk menonjolkan beberapa aspek informasi yang terkandung di dalam citra, 2. elemen di dalam citra perlu dikelompokkan, dicocokkan, atau diukur, 3. sebagian citra perlu digabung dengan bagian citra yang lain. Di dalam bidang komputer, sebenarnya ada tiga bidang studi yang berkaitan dengan data citra, namun tujuan ketiganya berbeda, yaitu: 1. Grafika Komputer (computer graphics). 2. Pengolahan Citra (image processing). 3. Pengenalan Pola (pattern recognition/image interpretation). Pengolahan Citra bertujuan memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau mesin (dalam hal ini komputer). Teknik-teknik pengolahan citra mentransformasikan citra menjadi citra lain. Jadi, masukannya adalah citra dan keluarannya juga citra, namun citra keluaran mempunyai kualitas lebih baik daripada citra masukan. Termasuk ke dalam bidang ini juga adalah pemampatan citra (image compression). Pengolahan citra mempunyai aplikasi yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan kita antar lain : 1. Bidang Militer a. Mengenali sasaran peluru kendali melalui sensor visual. b. Mengidentifikasi pesawat musuh melalui radar. c. Teropong malam hari (night vision) 2. Bidang Medis / Kedokteran a. Mendeteksi retak/patah tulang dengan CT Scan. b. Rekonstuksi foto janin (USG). c. Mendeteksi kanker (kanker otak) 3. Bidang Biologi Pengenalan jenis kromosom melalui gambar mikroskopis 4. Bidang Pendidikan Pengolahan pendaftaran mahasiswa menggunakan scanner. Sumber : http://ferlucky.blogspot.com/2011/10/grafik-komputer-dan-pengolahan-citra.html http://balakenam.wordpress.com/2011/10/10/grafik-komputer-dan-pengolahan-citra/
Kalimat adalah gabungan dari dua buah kata atau lebih yang menghasilkan suatu pengertian dan pola intonasi akhir. Kalimat dapat dibagi-bagi lagi berdasarkan jenis dan fungsinya yang akan dijelaskan pada bagian lain. Contohnya seperti kalimat lengkap, kalimat tidak lengkap, kalimat pasif, kalimat perintah, kalimat majemuk, dan lain sebagainya. Setiap kalimat memiliki unsur penyusun kalimat. Gabungan dari unsur-unsur kalimat akan membentuk kalimat yang mengandung arti. Unsur-unsur inti kalimat antara lain SPOK : - Subjek / Subyek (S) - Predikat (P) - Objek / Obyek (O) - Keterangan (K) 1. Predikat (P) Predikat dalam pandangan aliran struktural dianggap unsur yang paling penting dan merupakan inti kalimat. Predikat dalam bahasa Indonesia bisa berwujud kata atau frasa verbal, adjektival, nominal, numeral, dan preposisional. Perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini: a. Yasmina duduk-duduk di ruang tamu. b. Anda dan saya tidak harus pergi sekarang. c. Letusan Gunung Merapi keras sekali. d. Makanan itu mahal. e. Ayah saya guru bahasa Indonesia. f. Anda guru? g. Anak kami tiga . h. Peserta audisi itu puluhan ribu orang. i. Dia dari Medan j. Pak Nurdin ke Saudi. Pada sepuluh kalimat di atas, terdapat bagian yang dicetak miring. Ada yang berbentuk kata maupun frasa (lebih dari satu kata). Kata atau frasa yang dicetak miring tersebut berfungsi sebagai predikat. Kalimat a dan b adalah contoh kalimat dengan predikat berkatagori verbal, disebut kalimat verbal. Kalimat c dan d adalah contoh kalimat dengan predikat berkatagori adjektival, disebut kalimat adjektival. Kalimat e dan f adalah contoh kalimat dengan predikat berkatagori nominal, disebut kalimat nominal. Kalimat g dan h adalah contoh kalimat dengan predikat berkatagori numeral, disebut kalimat numeral. Kalimat i dan j adalah contoh kalimat dengan predikat berkatagori preposisional, disebut kalimat preposisional. 2. Subjek (S) Disamping predikat, kalimat umumnya mempunyai unsur yang berfungsi sebagai subjek. Dalam pola kalimat bahasa Indonesia, subjek biasanya terletak sebelum predikat, kecuali jenis kalimat inversi. Subjek umumnya berwujud nomina, tetapi pada kalimat-kalimat tertentu, katagori lain bisa juga mengisi kedudukan subjek. Pada sepuluh contoh kalimat di atas, kata atau frasa Yasmina, Anda dan saya, letusan Gunung Merapi, makanan itu, ayah saya, anak kami, peserta audisi itu, dia, dan Pak Nurdin berfungsi sebagai subjek. Subjek yang tidak berupa nomina, bisa ditemukan pada contoh kalimat seperti ini: 1. Merokok merupakan perbuatan mubazir. 2. Berwudlu atau bertayamum harus dilakukan sebelum sholat. 3. Tiga adalah sebuah angka. 4. Sakit bisa dialami semua orang. 3. Objek (O) Objek bukan unsur wajib dalam kalimat. Keberadaanya umumnya terletak setelah predikat yang berkatagori verbal transitif. Objek pada kalimat aktif akan berubah menjadi subjek jika kalimatnya dipasifkan. Demikian pula, objek pada kalimat pasif akan menjadi subjek jika kalimatnya dijadikan kalimat aktif. Objek umumnya berkatagori nomina. Berikut contoh objek dalam kalimat: a. Dr. Ammar memanggil suster Ane. b. Adik dibelikan ayah sebuah buku. c. Kami telah memicarakan hal itu Suster ane, ayah, sebuah buku, dan hal itu pada tiga kalimat di atas adalah contoh objek. Khusus pada kalimat b. Terdapat dua objek yaitu ayah (objek 1) dan sebuah buku (objek 2) 4. Pelengkap (PEL) Pelengkap atau komplemen mirip dengan objek. Perbedaan pelengkap dengan objek adalah ketidakmampuannya menjadi subjek jika kalimatnya yang semula aktif dijadikan pasif. Perhatikan kata-kata yang dicetak miring pada kalimat-kalimat di bawah ini. Kata-kata tersebut berfungsi sebagai pelengkap bukan objek. Contoh: a. Indonesia berdasarkan Pancasila b. Ardi ingin selalu berbuat kebaikan c. Kaki Cecep tersandung batu. 5. Keterangan (K) Unsur kalimat yang tidak menduduki subjek, predidkat, objek, maupun pelengkap dapat diperkirakan menduduki fungsi keterangan. Berbeda dengan O dan PEL. yang pada kalimat selalu terletak dibelakang P, unsur yang berfungsi sebagai keterangan (K) bisa terletak di depan S atau P. Contoh: a. Di perpustakaan kami membaca buku itu. b. Kami membaca buku itu di perpustakaan. c. Kami /di perpustakaan/ membaca buku itu. d. Tono mencabut paku dengan tang. e. Dengan tang Tono mencabut paku. f. Tono /dengan tang/ mencabut paku. Pada enam kalimat di atas, tampak bahwa frasa di perpustakaan dan dengan tang yang berfungsi sebagai keterangan mampu ditempatkan di awal maupun di akhir. Khusus jika ditempatkan antara S dan P, cara membacanya (intonasi) harus diubah sedemikian rupa (terutama jeda) agar pemaknaan kalimat tidak keliru. Dilihat dari bentuknya, keterangan pada sebuah kalimat bisa dikenali dari adanya penggunaan preposisi dan konjungsi (di, ke, dari, kepada, sehingga, supaya, dan sejenisnya.). Akan tetapi, tidak semua keterangan berciri demikian, ada pula keterangan yang berbentuk kata, seperti pada contoh berikut: a. Kami telah mengengoknya kemarin. b. Tiga tahun kami telah bekerja sama dengannya. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat diterima maksudnya/arti serta tujuannya seperti yang di maksud penulis/pembicara. Ciri-ciri kalimat efektif: (memiliki) 1. KESATUAN GAGASAN Memiliki subyek,predikat, serta unsur-unsur lain ( O/K) yang saling mendukung serta membentuk kesaruan tunggal. Di dalam keputusan itu merupakan kebijaksanaan yang dapat membantu keselamatan umum. Kalimat ini tidak memiliki kesatuan karena tidak didukung subyek. Unsur di dalam keputusan itu bukanlah subyek, melainkan keterangan. Ciri bahwa unsur itu merupakan keterangan ditandai oleh keberadaan frase depan di dalam (ini harus dihilangkan) 2. KESEJAJARAN Memiliki kesamaan bentukan/imbuhan. Jika bagian kalimat itu menggunakan kata kerja berimbuhan di-, bagian kalimat yang lainnya pun harus menggunakan di- pula. Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. Kalimat tersebut tidak memiliki kesejajaran antara predikat-predikatnya. Yang satu menggunakan predikat aktif, yakni imbuhan me-, sedang yang satu lagi menggunakan predikat pasif, yakni menggunakan imbuhan di-. Kalimat itu harus diubah : 1. Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan 2. Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan. 3. KEHEMATAN Kalimat efektif tidak boleh menggunakan kata-kata yang tidak perlu. Kata-kata yang berlebih. Penggunaan kata yang berlebih hanya akan mengaburkan maksud kalimat. Bunga-bunga mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya. Pemakaian kata bunga-bunga dalam kalimat di atas tidak perlu. Dalam kata mawar,anyelir,dan melati terkandung makna bunga. Kalimat yang benar adalah: Mawar,anyelir, dan melati sangat disukainya. 4. PENEKANAN Kalimat yang dipentingkan harus diberi penekanan. Caranya: • Mengubah posisi dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di depan kalimat. Contoh : 1. Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain 2. Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. • Menggunakan partikel; penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel –lah, -pun, dan –kah. Contoh : 1. Saudaralah yang harus bertanggung jawab dalam soal itu. 2. Kami pun turut dalam kegiatan itu. 3. Bisakah dia menyelesaikannya? • Menggunakan repetisi, yakni dengan mengulang-ulang kata yang dianggap penting. Contoh : Dalam membina hubungan antara suami istri, antara guru dan murid, antara orang tua dan anak, antara pemerintah dan rakyat, diperlukan adanya komunikasi dan sikap saling memahami antara satu dan lainnya. • Menggunakan pertentangan, yakni menggunakan kata yang bertentangan atau berlawanan makna/maksud dalam bagian kalimat yang ingin ditegaskan. Contoh : 1. Anak itu tidak malas, tetapi rajin. 2. Ia tidak menghendaki perbaikan yang sifatnya parsial, tetapi total dan menyeluruh. 5. KELOGISAN Kalimat efektif harus mudah dipahami. Dalam hal ini hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal. Contoh : Waktu dan tempat saya persilakan. Kalimat ini tidak logis/tidak masuk akal karena waktu dan tempat adalah benda mati yang tidak dapat dipersilakan. Kalimat tersebut harus diubah misalnya ; Bapak penceramah, saya persilakan untuk naik ke podium. PELATIHAN Ubahlah kalimat-kalimat di bawah ini menjadi kalimat efektif! 1. Seluruh siswa-siswa diharapkan harus mengikuti kerja bakti. 2. Para siswa-siswa diharuskan hadir di sekolah. 3. Dalam musyawarah itu menghasilkan lima ketetapan. 4. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap 5. Yaitu tenun ikat yang khas Timor Timur. Kalimat efektif yang sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya, antara pikiran pembaca dengan pikiran penulisnya. Dasar-dasar penguasaan kebahasaan yang mendukung keefektifan kalimat antara lain : kosa kata yang tepat, kaidah sintaksis, dan penalaran yang logis. Bandingkan : • Walaupun ia tidak sekolah namun semangatnya berkobar. • Ia tidak pernah sekolah namun semangatnya berkobar. • Walaupun ia tidak pernah sekolah semangatnya berkobar. • Di Solo menyelenggarakan perayaan sekaten. • Solo diselenggarakan perayaan sekaten. • Di Solo diselenggarakan perayaan sekaten. • Solo menyelenggarakan perayaan sekaten. Dari contoh-contoh tersebut manakah yang termasuk kalimat efektif ? Kalimat dikatakan efektif jika memenuhi dua syarat utama, yaitu (1) struktur kalimat efektif dan (2) ciri kalimat efektif. Struktur kalimat efektif mencakup (a) kalimat umum, (b) kalimat paralel, dan (c) kalimat periodik. Sementara itu, ciri kalimat efektif meliputi : a. Kesatuan (unity) b. Kehematan (economy) c. Penekanan (emphasis); dan d. Kevariasian (variety)
1. Apakah yang dimaksud dengan ongkos? & sebutkan macam-macam ongkos serta jelaskan !
Jawab :
Ongkos adalah kurva yang menunjukkan saling berhubungan antara jumlah ongkos produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Sedangkan yang dimaksud dengan ongkos produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produlsi yang gunanya untuk memproduksi output atau pengeluaran.
Macam-macam ongkos diantaranya sebagai berikut :
a) Total Variabel Cost (Ongkos Variabel Total)Total Variabel Cost atau bisa juga disebut ongkos variabel total adalah jumlah ongkos yang dibayarkan yang besarnya berubah menurut tingkah yang dihasilkan. Sebagai contohnya adalah tenaga kerja, ongkos bahan mentah dan sebagainya.
b) Total Fixed Cost (Onkos Total Tetap)Total Fixed Cost atau yang disebut juga ongkos total tetap adalah jumlah ongkos yang tetap dan yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi. Sebagai contohnya adalah sewa, penyusutan dan sebagainya.
c) Total Cost (Ongkos Total)Total Cost atau yang lebih dikenal sebagai Ongkos total adalah penjumlahan antara ongkos total tetap dengan ongkos variabel.
2. Apakah yang dimaksud dengan pasar? Pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, pasar monopolistis, pasar oligopoly?
Jawab :
Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang.
Pasar Persaingan Sempurna
Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar. Barang yang diprjualbelikan dalam pasar persaingan sempurna homogen (sejenis). Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak bebas menentukan harga, karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar.
Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang hanya terdapat satu penjual untuk suatu jenis barang tertentu.
Pasar Monopolistis
Dalam pasar ini terdapat banyak penjual dan pembeli. Penjual bisa melakukan monopoli karena keistimewaan produk masing-masing. Pembeli bebas menentukan pilihannya dalam berbelanja. Jadi, pasar ini ada unsur persaingan dan monopoli.
Pasar Oligopoly
Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.
3. Apakah yang dimaksud dengan pendapatan nasional? Jelaskan mengenai masalah dan keterbatasan pendapatan domestic bruto!
Jawab :
Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.
Masalah PDB (Pendapatan Domestik Bruto)
Permasalahan PDB terletak pada pembandingan tingkat kemakmuran atau kesejahteraan suatu negara dari tahun ke tahun , akan terjadi bias jika kita salah menggunakan perhitungan PDB.
Keterbatasan Perhitungan PDB
PDB tidak selalu mencerminkan ukuran kesejahteraan sosial suatu negara. PDB hanya mngukur berapa banyak output yang diproduksi di suatu negara dan bagaimana sturktur serta perkembangannya antarwaktu. Untuk mengukur kemakmuran suatu negara , PDB merupakan indikator yang cukup baik. Akan tetapi, kesejahteraan suatu negara lebih kompleks dari hanya sekedar pendapatan yang tinggi. Beberapa indikator untuk menunjukan tingkat kesejahteraan adalah tingkat pengangguran, tingkat kematian ibu dan bayi , angka harapan hidup, tingkat buta huruf, dan lain-lain perlu diperhatikan juga.
4. Apakah yang dimaksud dengan konsumsi, tabungan dan investasi? Jelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi dan pengangguran !
Jawab :
Konsumsi, ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung.
Tabungan, adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan /atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.
Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.
Pertumbuhan Ekonomi, adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Inflasi, adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.
Pengangguran, adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.
5. Apakah yang dimaksud dengan uang dan bank? Dan apakah yang dimaksud dengan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal?
Jawab :
Uang, didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa.
Bank, adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.
Kebijakan Moneter, adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, “margin requirement“, kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
Kebijakan Fiskal, merujuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kebijakan_fiskal
http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar#Pasar_Persaingan_Sempurna
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/macam-macam-ongkos/
